Qurtifa Wijaya
Follow Your Heart
Sunday, November 6, 2011
Perda OPD Kota Depok Direvisi
Peraturan Daerah No.8 tahun 2008 Tentang Organisasi Perangkat Daerah akan mengalami revisi. Saat ini revisi Perda sedang dibahas oleh Pansus VI DPRD Kota Depok. Dilakukan revisi Perda No.8 tahun 2008, karena ada beberapa Organisasi perangkat Daerah (OPD) yang harus mengalami perubahan dan penyesuaian organisasinya, baik karena adanya perintah ketentuan peraturan perundangan maupun karena kebutuhan organisasi.
Beberapa OPD yang akan mengalami perubahan struktur organisasi adalah BNK yang akan dihapus sebagai OPD Kota Depok, BPPT, Diskominfo, Bapeda yang mengalami penambahan dan pengurangan. Disamping perubahan beberapa OPD tersebut, revisi Perda akan menambah satu perangkat organisasi baru yaitu Sekretariat KORPRI.
Pembahasan tahap awal sudah dilakukan oleh Pansus dengan mendengarkan pemaparan rancangan revisi perda oleh Sekretaris Daerah Kota Depok Ety Suryahati dan Kepala Ortala Muksit Hakim pada Selasa, 3/11 yang lalu.
Setelah pembahasan awal, Pansus melakukan pendalaman materi Raperda dengan mengadakan dengar pendapat dengan OPD terkait pada Senin, 7/11 di ruang rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Depok.Dengar pendapat dihadiri oleh Kepala Bagaian Organisasi dan Tatalaksana, Muksit Hakim, Kepala Dinas Diskominfo, Heri Pansila dan Kepala BPPT, Sri Utomo.
Selengkapnya...
Pansus Retribusi E KTP Adakan Dengar Pendapat
Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Kota Depok yang membahas Revisi Perda Retribusi Administrasi Kependudukan melakukan kegiatan hearing atau dengar pendapat dengan unsur warga masyarakat.
Acara dengar pendapat dilaksanakan di ruang Paripurna DPRD Kota Depok,Senin, 7/11, dihadiri oleh Kepala dan Sekretaris Disdukcapail Kota Depok, Pimpinan dan anggota Pansus VI, perwakilan Kelurahan, LPM, dan perwakilan warga se Kota Depok.
Kegiatan yang dilaksankan oleh Pansus VI ini dimaksudkan untuk menerima dan mendengar berbagai masukan dan saran dari masyarakat terkait rencana penetapan besaran biaya retribusi untuk pelayanan Elektronik KTP, KK, dan administrasi kependudukan lainnya. Berbagai masukan dan saran dari hasil hearing ini akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan Pansus dalam melakukan pembahasan Revisi Raperda berikutnya. Selengkapnya...
Khutbah Idul Adha 1432 H
Oleh : Qurtifa Wijaya, S.Ag
Disampaikan di Lapangan RW 16 Kel. Mekarsari
10 Zulhijjah 1432 H
Alhamdulillah, Alhamdulillahilladzi manna ‘alal muslimina
bihadzal Idil Mubarak, Rahmatan minhu wa fadla, waja’alahu yauman
min a’zhomi ayyamil Islam
Ahamaduhu Subhanah Al Maalikul Quddusus Salam
Wa asyhadu alla Ilaaha Illalah wahdahu laa syarika lah
Wa asyhadu anna sayyidana wa nabiyyana Muhammadan ‘abdullahi
wa rasuluh, khaoiru man hajja wa’tamara, wa waqafa bi Arafata
wa dzakarallaha katsiron fi hadzihil ayyaamil mubarokatil ‘izhom.
Allahumma fashalli wasallim ‘ala ‘abdika wa Rasulika Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbih, Sholatan wa salaaman daaimain kaamilain.
llahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar
Laa Ilaaha illallah,
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
Walillahilhamd.
Amma ba’du Fattaqullaha ‘Ibadallah…..
Wadzkuruu…. wadzkuruuhu bilghuduwii wal ashol.
Faqad Qolallahu Azza Wajalaa:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا , يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
Ma’asyiral muslimina Rahimukumullah
Jama’ah Shalat Eid yang dirahamati Alalh SWT
Segala puji dan rasa syukur mari kiat apanjatkan kepada Allah SWT atas limpahan ni’mat dan karunia yang tak terhingga.
Pada hari ini kita telah disampaikan pada hari Idul Adha di tahun 1432 H yang penuh dengan keberkahan. Hari ini Allah telah menaungi kita dengan yaumun nahr, hari yang dimuliakan dan diagungkan oleh Allah SWT.
Hari Idul fithri dan Idul adha merupakan Jaizah rabbaniyah, hadiah rabbaniyah dari Allah SWT kepada hamba-hambaNya yang telah melakukan keta’atan dan kebaikan. Hadiah yang diberikan kepada hamba-hambanya yang telah menunaikan kewajiban syari’ah, memenuhi dan merespon panggilan Allah dan RasulNya dengan respon yang dilandasi keta’atan, kepatuhan dan ketundukan.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
Walillahilhamd.
Bila Idul Fitri kita rayakan setelah kita kaum muslimin melaksanakan kewajiban ibadah qiyam dan shiyam satu bulan penuh di bulan Ramadhan, maka Idul Adha kita laksanakan setelah jutaan saudara-saudara kita kaum muslimin yang menunaikan ibadah haji melaksanakan wukuf di arafah pada tanggal 9 Zulhijjah kemarin, dimana tidak sah ibadah haji tanpa melakukannya.
Jadi kedua hari raya dalam Islam yaitu Idul Fitri dan idul Adha terkait dengan rukun Islam yaitu: Shaum Ramadhan dan Ibadah Haji.
Hari raya dalam Islam bukanlah merupakan pengagungan kepada seseorang atau pribadi tertentu, bukan juga pengagungan pada moment dan peristiwa tertentu, tetapi hari raya dalam Islam merupakan wujud pengagungan kaum muslimin kepada Allah SWT al Wahidus Shomad, yang kita realisasikan dalam bentuk menyambut dan melaksanakan perintah-perintahNya dan berkomitmen atas syari’at yang telah ditetapkanNya.
Ma’asyiral muslimina Rahimukumullah
Jama’ah Shalat Id yang dirahamati Alalh SWT
Idul adha yang kita rayakan hari ini, adalah bagian dari perjalanan panjang kita menuju Allah SWT. Perjalanan yang dihiasi dengan harapan akan kenikmatan yang telah dijanjikan dan rasa takut akan ajab yang akan menimpa. Idul adha hadir untuk menguatkan kembali komitmen keislaman kita, komitmen aqidah dan penghambaan kita kepada Allah SWT. Mengokohkan kembali tauhid uluhiyah, tauhid rububiyah, serta tauhid asma dan sifat-sifat Allah, dengan sebuah keyakinan bahwa tidak ada Dzat yang berhak untuk diibadahi dengan benar kecuali hanya Allah SWT, dan segala bentuk penghambaan kepada selainNya adalah kebathilan dan kesesatan.
Idul adha yang penuh keberkahan ini adalah wasilah atau sarana untuk kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, melalui serangkain ibadah yang telah didorong oleh Rasulullah untuk kita perbanyak begitu kita mulai memasauki bulah Zulhijjah.
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari rahimahullah,dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Tidak ada hari di mana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu: sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah.” Mereka bertanya, “Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?”. Beliau menjawab, “Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apa pun."
Imam Ahmad rahimahullah meriwayatkan dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid."
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
Walillahilhamd.
Melalui ibadah haji yang dilakukan oleh mereka yang telah diberikan keluasan untuk menunaikannya, serta ibadah qurban yang dilaksanakan oleh mereka yang memiliki kecukupan, Allah SWT ingin mendidik kaum muslimin untuk menjadi pribadi-pribadi yang memiliki rasa syukur yang tinggi kepada Allah SWT, kecintaan yang mendalam kepadaNya, dan kesiapan berkorban di jalannya dengan jiwa dan harta yang dimiliki. Sebagaimana kecintaan dan pengerbanan itu telah dicontohkan dengan sangat baik oleh Nabiyullah Ibrahim alaihissalam dan putra beliau Nabiyulalh Ismail alaihissalam.
Tidaklah Allah SWT menghendaki dari ibadah haji yang kita lakukan melainkan tumbuhnya ketundukan dan pengagungan kepadaNya atas kekuasaan dan kebesaranNya. Dan tidaklah Allah menghendaki dari hewan kurban yang kita sembelih berupa darah atau dagingya, tetapi yang dikehendaki oleh Allah SWT adalah ketaqwaan kita kepadaNya.
Ma’asyiral muslimina Rahimukumullah
Jama’ah Shalat Id yang dirahamati Alalh SWT
Allah SWT memberikan nama hari Id ini dengan Idul Adha, dikarenakan Rasulullah SAW telah mensyariatkan bagi ummatnya untuk berkurban. Ibadah kurban merupakan sunnah mu’akkadah, sunnah yang sangat ditekankan untuk dilaksankan. Kita yang telah diberi begitu banyak keni’matan dan kelapangan, jangan sampai lalai dan mengabaikan perintah ini. Semoga Allah SWT menjauhkan kita dari kekikiran dan kebakhilan.
Ibadah kurban yang telah disyariatkan oleh Allah SWT dan RasulNya kepada kaum muslimin, terkait dengan kisah pengorbanan, kecintaan dan ketaatan yang telah ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim alaihissalam dan putranya Ismail alaihissalam sebagaimana diceritakan di dalam Al-Qur’an:
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَابُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَاأَبَتِ افْعَلْ مَاتُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِن شَآءَ اللهُ مِنَ الصَّابِرِينَ {102} فَلَمَّآ أَسْلَمَ وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ {103} وَنَادَيْنَاهُ أَن يَآإِبْرَاهِيمُ {104} قَدْ صَدَّقْتَ الرُّءْيَآ إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ {105} إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلآؤُا الْمُبِينُ {106} وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ {107}
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata:"Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu.Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab:"Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar". (QS. 37:102)
Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). (QS. 37:103)
Dan Kami panggillah dia:"Hai Ibrahim, (QS. 37:104)
sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu", sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. 37:105)
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. (QS. 37:106)
Dan Kami tebus anak itu dengan dengan seekor sembelihan yang besar. (QS. 37:107)
Pengorbanan yang kita berikan merupakan wujud rasa syukur kita atas begitu banyaknya nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita, dan telah dijauhkannya kita dari berbagai kesesatan, kerusakan dan bencana. Kalau kita bersykur atas nikmat yang diberikan, maka Allah SWT akan tambahkan nikmatNya untuk kita, namun bila kita kufur dan tidak beretrima kasih, maka sesungguhnya azab Allah SWT amatlah pedih.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
Walillahilhamd.
Allah SWT berfirman:
إِنَّآ أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ {1} فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ {2}
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. (QS. 108:1)
Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah. (QS. 108:2)
Di dalam ayat ini Allah SWT menjelaskan rahasia diterimanya ibadah kurban kita, yaitu adanya keikhlasan dan ketaqwaan, yaitu dilaksanakan karena Allah SWT, bukan karena tujuan lainnya. Demikianlah seluruh ibadah dalam Islam, bukan sekedar pelaksanaan secara zahirnya saja akan tetapi harus dilandasi keikhlasan, kekhusyuan, kedekatan kepada Allah SWT agar ia membuahkan ketaqwaan.
Hal ini ditegaskan kembali dalam firman Allah SWT:
لَن يَنَالَ اللهَ لُحُومُهَا وَلاَدِمَآؤُهَا وَلَكِن يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنكُمْ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللهَ عَلَى مَاهَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ {37}
Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkanya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. 22:37)
Ma’asyiral muslimina Rahimukumullah
Jama’ah Shalat Id yang dirahamati Alalh SWT
Diantara sasaran ditegakkannya ibadah dalam Islam adalah, terpautnya selalu hati seorang hamba dengan Penciptanya, termasuk saat ia merayakan hari Idul Adha yang dipenuhi kegembiraan, kesenangan dengan berbagai hidangan yang lezat. Karena itu pula saat Idul Adha kita diperintahkan untuk melaksanan sholat dan mendengarkan khutbatul Id, memperbanyak takbir, tahmid adan tahlil untuk mengagungkan dan membesarka asma Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
زينوا اعيادكم بالتكبير( رواه الطبراني)
“Hiasilah hari-hari Id kamu dengan takbir.”
Demikianlah tujuan utama yang diharapkan dari seorang mukmin, menjadikan Allah SWT yang paling besar dan utama dibanding apapun.
Alangkah indahnya kalimat-kalimat yang kita lantunkan mengiringi Idul Adha kita:
الله أكبر الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله، الله أكبر الله أكبر ولله الحمد، لا إله إلا الله وحده، صدق وعده، ونصر عبده، وأعز جنده، وهزم الأحزاب وحده
Inilah senandung yang indah, berisi pujian sebagai ungkapan rasa syukur atas hidayah yang telah diberikan kepada kita semua, yaitu hidayah Iman dan Islam.
Ma’asyiral muslimina Rahimukumullah
Jama’ah Shalat Id yang dirahamati Alalh SWT
Marilah, melalui Idul Adha pada hari ini kita jadikan sebagai momentum untuk memperbaiki hubungan kita kepada Alalh SWT dengan menanamkan tekad untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitas penghambaan dan ibadah kita kepada Allah SWT. Tidak ada kebahagian, ketenangan, kedamaian dan keberkahan dalam kehidupan yang kita jalani kecuali dengan kita menghadirkan ketaqwaan dalam diri kita.
Mari pula kita perbaiki hubungan kita dengan sesama manusia dengan meningkatkan silaturahim dan persaudaraan diantara kita serta menjauhi pertikaian dan perpecahan. Ibdah haji adalah simbol dari puncak persaudaraan kaum muslimin, dimana jutaan kaum muslimin dari seluruh penjuru dunia, dengan beragam bahasa, suku, warna kulit, strata sosial dan lain sebagainya, berkumpul dengan pakaian yang sama, melantunkan kalimat yang sama, dan dengan satu tujuan yang sama menundukkan dirinya untuk mendapatkan keridhoan dan kecintaan Allah SWT serta haji yang mabrur.
Mari kita perbaiki pula hubungan di dalam keluarga kita. Kewajiban kita memberikan perhatian dan kecintaan serta kasih sayang untuk mewujudkan keluarga yang sakinah mawaddah dan rahmah. Mari kita tingkatkan kecintaan kita kepada kedua orang tua, karena ridho Allah SWT ada pada ridhonya Allah SWT.
Jadikanlah keluarga kita sebagai keluarga yang menghidupkan nilai-nilai Islam, keluarga yang menegakkan ibadah dan keluarga yang menjadikan Allah dan RasulNya lebih utama dari yang lainnya, sebagaimana telah dicontohkan oleh keluarga Nabiyullah Ibrahim alaihissalam dan keluarga Rasululalh SAW. Keluarga yang dibangun atas dasar cinta kepada Allah SWT dan nasehat-menasehati dalam kebaikan dan kesabaran. Keluarga yang menghidupkan iman, pendidikan dan ibadah, bukan keluarga yang hanya dibangun atas dasar kecukupan materi.
Mari kita tunjukkan perhatian dan kepedulian kita kepada saudara-saudara kita yang hidup dalam kekurangan, yang sedang tertimpa ujian dan musibah, serta kepada anak-anak yatim dan faqir miskin yang mendambakan sentuhan cinta dan kasih sayang. Ketahuilah bahwa Allah SWT akan menolong seorang hamba selama hamba tersebut mau menolong saudaranya.
Mari pula kita bertekad mulai hari ini untuk menjauhkan diri kita dari berbagai perbuatan keji dan munkar, dengan cara mengahdirkan agenda-agenda kebaikan dan menyibukkan diri kita dengan berbagai amal sholeh. Imam Syafi’i Rahimahullah mengingatkan: Jiwamu, jika kamu tidak menyibukkannya dengan kebaikan maka jiwa itu akan menyibukkanmu dengan kebatilan.
Ma’asyiral muslimina Rahimukumullah
Jama’ah Shalat Id yang dirahamati Alalh SWT
Tak lupa kita berdoa dan memohon kepada Allah SWT, untuk seluruh saudara-saudara kita yang saat ini sedang menuanikan ibadah haji, yang akan menyempurnakan rangkaian ibadah haji mereka pada hari ini dan hari-hari selanjutnya, semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, kemudahan serta haji yang mabrur untuk mereka semua.
Mari kita berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar memberikan kebaikan kepada negri kita Indonesia, dan seluruh negeri-negeri muslim lainnya, termasuk yang saat ini sedang bergolak, agar Allah menghadirkan keadilan, kedamaian dan ketentraman di negri mereka. Semoga pula Allah SWT memenangkan mereka atas musuh-musuh mereka dan musuh Allah SWT, dan dihadirkan ke tengah-tengah mereka para pemimpin yang memiliki rasa takut kepada Allah SWT dan kecintaan kepada kaum muslimin.
Akhirnya marilah kita menghadirkan niat dan bersungguh-sungguh berupaya agar kita semua kelak diberi kesempatan mengunjungi Baitullahil Haram, memenihi panggilan Allah SWT, menunaikan rukun Islam yang ke lima, melaksanakan ibadah haji, serta merasakan keni’matan meneteskan air mata di depan Baitullah. Semoga niat ini mencerminkan kerinduan kita untuk kelak dapat berjumpa dengan Allah SWT, bersanding bersama Rasulullah SAW, para sahabatnya yang mulia, para syuhada, shiddiqin dan shalihin, berhimpun di kampung akhirat yang penuh dengan keni’matan. Amin Ya Rabbal ‘alamin. Selengkapnya...
Saturday, October 15, 2011
Reklame Vulgar Harus Dicopot
Radar Depok, 5 Oktober 2011
Adanya reklame di Jalan Akses UI Kecamatan Cimanggis yang dinilai seronok dan vulgar, langsung mendapat kecaman dari Ketua Komisi A DPRD Kota Depok, Qurtifa Wijaya.S.Ag. Bahkan Qurtifa – sapaanya - meminta Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok, segera mencopot reklame milik perusahaan produk parfum kenamaan itu.
“Kami minta Distarkim segera mencopotnya,” tegas politisi PKS itu.
Qurtifa mnegaku, telah beberapa kali memperingatkan Distarkim untuk selektif memberikan izin terhadap reklame yang cenderung menampilkan ndisain dan gambar vulgar. “Jangan kerena sudah dapat izin dan alas an mengejar PAD, begitu saja dibiarkan. Harusnya gambar dan disainnya juga diperhatikan,” harap Bendahara Umum DPW PKS Jawa Barat itu.
Ia minta hal ini jangan terulang lagi. Pasalnya hal serupa juga pernah terjadi sebelumnya di Jalan Margonda. “Kami sudah beberapa kali memperingatkan hal ini,” ujarnya.
Menurutnya, reklame dengan gambar seronok dan vulgar, tidak sejalan dengan visi Kota Depok yang ingin menjadi kota yang religius dengan memperhatikan nilai-nilai budaya. Terlebih Depok akan menuju kota layak anak.
“Gambar-gambar seperti itu, tidak baik untuk anak-anak, terlebih posisinya ada jalan strategis,” tegasnya.(ale)
Selengkapnya...
Thursday, June 9, 2011
Program e-KTP Harus Disiapkan Matang
17 Mar 2011
Republika
KOTA KEMBANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok menyepakati adanya program pemerintah pusat tentang pembuatan elektronik-KTP yahg akan segera dilak
sanakan oleh Pemerintah Kota Depok tahun ini. Dewan berharap, Pemerintah Kota mempersiapkan program ini secara matang. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi A DPRD Depok, Qurtifa Wijaya, Rabu (16/3).
"Program ini sangat baik karena dapat mendata penduduk dengan sangat akurat. Selain itu juga dapat mengurangi KTP ganda ataupun pemalsuan KTP," paparnya.
Pemerintah harus menyiapkan segalanya dengan baik, seperti sumber daya manusianya, alat-alat, serta sarana dan prasarana lainnya.
"Agar nanti tidak terjadi kendala seperti yang dihadapi dalam program KTP online," ujarnya, Rabu (16/3).
Program e-KTP ini rencananya akan dimulai pada Juni. Dari seluruh rangkaian program, Pemkot Depok rencananya akan melakukan rekam data lebih dahulu. Warga diminta datang merekam data mereka, lalu setelah itu baru dibuatkan e-KTP
"Kota Depok merupakan salah satu kota terpilih dari 197 kota dan kabupaten seluruh Indonesia yang menerapkan e-KTP ini," ujar Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok R Gandara Budiana.
"Masyarakat nanti dikumpulkan untuk dilakukan rekam data. Setelah data terkumpul, baru dibuatkan e-KTP-nya. Pembuat-an pertama dilakukan oleh pemerintah pusat. Setelah itu baru diserahkan kepada pemerintah kota," katanya.
Proses perekaman data ini rencananya akan dilakukan di 11 kecamatan di Kota Depok. Jadi, masyarakat diharapkan dapat meluangkan waktunya untuk datang ke kecamatan agar datanya dapat direkam.
Kendala yang diperkirakan akan dihadapi pemerintah nantinya adalah masalah waktu. Warga Kota Depqk kebanyakan bekerja di luar Depok. Mereka berangkat sejak pagi hingga malam hari.
"Apakah nanti kecamatan siap untuk melakukan perekaman data di malam hari? Dan, apakah masyarakat dan kecamatan bersedia untuk melakukan perekam-an data di hari libur? Inilah yang harus dikaji terlebih dahulu," ujar Qurtifa.
Qurtifa juga meminta pemerintah melakukan simulasi untuk mengetahui estimasi waktu yang diperlukan dalam perekaman. Ini untuk mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk merekam data satu orang dan berapa lama akumulasi waktu yang diperlukan untuk merekam seluruh data masyarakat Kota Depok.
Hal ini ia tekankan karena melihat Yogyakarta yang sudah melakukan program ini namun tidak berjalan dengan baik. "Ketika melakukan kunjungan ke Yogyakarta, kami mendapat laporan seperti itu. Padahal, mereka baru melaksanakannya di satu kecamatan," ujarnya. cO2 ed maghfiroh yenny Selengkapnya...
Tuesday, June 7, 2011
Tol Cijago Bisa Dipercepat
Depok, Warta Kota Lahan dan bangunan yang sudah diberi konsinyasi oleh Pengadilan Negeri (PN) Depok di seksi I Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) dapat dibongkar. "Aturannya jika pembebasan sudah 70 persen maka dapat dikonsinyasi. Apalagi sudah ada putusan pengadilan," kata Ketua Komisi A DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Qurtifa Wijaya, Kamis (10/2). Menurut Qurtifa, pembangunan jalan tol Cijago harus segera diselesaikan. Hal ini perlu dipercepat terutama dalam pembebasan lahan. Sebab bila tidak dipercepat maka harga tanah dipastikan terus naik. Oleh karena itu ia meminta kepada Tim Pengadaan Tanah (TPT) untuk segera membebaskan lahan di seksi II dan III. "Kami akan membahas hal ini dengan BPN Kota Depok dan Panitia Pengadaan Tanah (P2T). Kami minta dipercepat. TPT dan P2T harus mengevaluasi kinerjanya. Kami berharap dibuat sekretariat dan adanya petugas lapangan agar masyarakat mudah mendapatkan informasi," tandasnya. Ketua TPT, Sugandhi, menyatakan, jumlah lahan dan bangunan yang sudah dikonsinyasi atau sudah diputuskan oleh PN Depok sebanyak 26 bidang lahan dan bangunan. (Dodi Hasanuddin) Selengkapnya...
Pelajar Depok Sudah Bangkit
Depok, Warta Kota
Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma'il menilai pelajar SMA sederajat di Depok telah bangkit. Hal itu ditunjukkan mereka dengan kelulusan Ujian Nasional mencapai 100 persen.
"Kebangkitan Nasional telah dibuktikan pelajar SMA dengan lulus UN mencapai 100 persen. Kami juga berharap pelajar SMP dan SD sederajat mengisi kebangkitan nasional dengan prestasi serupa. Kami berterima kasih kepada siswa,orangtua, dan tenaga pendidik atas capaian prestasi itu," kata Nur Mahmudi usai upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Balai Kota Depok, Jumat (20/5).
Tak hanya itu, lanjutnya, kebangkitan nasional juga diisi dengan prestasi yang ditunjukkan dua pelajar SMU Pribadi.
Muhammad Iqbal Ibrahim yang berhasil meraih medali emas International Junior Project Olimpiad IJSO dan Medali Perak untuk kelompok IJSO di Abuja Nigeria pada tahun 2010 akan mengikuti jamuan makan malam bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyon di Istana Negara, pada Jumat (20/5) malam.
Kemudian Imam Agung peraih medali emas OSN Fisika di Medan Tahun 2010, akan mewakili Indonesia mengikuti Olimpiade Fisika tingkat internasional di Thailand, pada Juli nanti.
"Pemkot Depok juga memberikan penghargaan kepada pelajar yang berprestasi di tingkat kota,provinsi, dan nasional. Mulai dari pelajar TK hingga SMA," imbuhnya.
Dikatakan Nur, dalam mengisi kebangkitan nasional, Pemkot Depok telah meluncurkan jam belajar di rumah mulai pukul 18.00-20.00. Jam belajar itu tertuang dalam Perda Pendidikan No 8 tahun 2010 dan kini terus disosialisasikan. Kemudian juga untuk memperkuat keagamaan di kalangan pelajar, 15 menit sebelum pelajar pertama dimulai, para pelajar mempelajari kitab suci sesuai dengan agamanya masing-masing.
Lebih lanjut Nur Mahmudi menjelaskan, gerakan mengisi kebangkitan nasional yang positif perlu mendapatkan dukungan. Di antaranya pemberantasan sarang nyamuk,pemilahan sampah, cintai produk dalam negeri, dan disertifikasi pangan.
Hal senada disampaikan Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Qurtifa Wijaya. Namun ia berharap adanya kebangkitan secara kualitas.
Qurtifa menyatakan, kebangkitan dibidang lain juga harus diikuti. Contohnya peningkatan kualitas layanan kesehatan,perekonomian masyarakat, budaya hidup bersih, dan menghilangkan budaya korupsi.
Pemkot Depok juga harus memberikan ruang dan fasilitas agar pemuda di Depok dapat melakukan kegiatan positif dan berkreativitas. Seperti penyediaan gelanggang remaja,kompetisi prestasi antar pemuda,festival seni dan budaya serta balai latihan keterampilan.
"Jangan sampai ada pemuda asal Depok yang pindah ke daerah lain karena tidak mendapatkan penghargaan atas prestasi yang mereka capai," paparnya. (Dodi Hasanuddin)
Selengkapnya...



